Sekolah Karakter

Sekolah Karakter
(TK, SD, & SMP)

Pendahuluan

Sekolah Karakter sengaja didirikan untuk menyiapkan para siswa agar dapat menghadapi berbagai tantangan di abad ke-21, yang memerlukan manusia-manusia kreatif, kritis, dan imajinatif (problem solver), mandiri, aspiratif, beretos kerja tinggi, dan berani mencoba (entrepreneurial spirit), serta adaptif, mempunyai kecerdasan emosi dan spiritual tinggi (berkarakter). Seluruh metode pembelajaran dan kurikulum telah dirancang sedemikian rupa agar dapat membentuk sifat-sifat tersebut. Beberapa hasil penelitian independen telah membuktikan keunggulan model PHBK dalam membentuk kecerdasan akademik dan karakter para siswa dibandingkan mereka yang bersekolah dengan sistem mainstream. Banyak pula anecdotal report, terutama laporan dari para orang tua murid yang menunjukan kepuasan tinggi atas apa yang telah dicapai oleh anak-anaknya di Sekolah Karakter.

Sekolah Karakter yang berada di Cimanggis-Depok telah mendapatkan akreditasi A untuk TK dan SD (nilai 97 dari 100). Sekolah Karakter juga telah mendapatkan respon yang begitu baik dari masyarakat luas, sehingga banyak orangtua yang sudah mulai mendaftarkan anak-anaknya 2 atau 3 tahun sebelumnya agar bisa diterima di TK atau SD, karena sulitnya untuk mendapatkan kursi (jumlah pendaftar selalu melebihi jumlah kursi yang tersedia). Oleh karena itu, sesuai dengan visi IHF yaitu “Membangun Bangsa Berkarakter”, model PHBK ini ingin disebarluaskan ke daerah-daerah lain agar lebih banyak lagi anak-anak yang tersentuh oleh model PHBK, yaitu dengan memberikan program pelatihan dan observasi bagi guru dari berbagai daerah.

Foto-untuk-bagian-sekolah-karakter_resized

 

 

MISI SEKOLAH KARAKTER: Membentuk anak didik dengan karakteristik Berkarakter Baik: mencakup 9 Pilar Karakter:

 

 

METODE PEMBELAJARAN:

  • Berhubung model PHBK fokusnya adalah Character Building, maka penciptaan lingkungan belajar yang kondusif (positive, stress-free, caring environment) adalah syarat mutlak agar pembentukan karakter anak dapat terbentuk. Misalnya terbentuknya kelekatan emosi yang kuat antara pihak sekolah dan siswa, antar siswa, dan antara orangtua-sekolah, sehingga internalisasi nilai-nilai yang diberikan akan mudah diserap oleh siswa, dan siswa akan mempunyai komitmen untuk menjadikan nilai-nilai luhur sebagai prinsip kehidupannya.
  • Proses pembelajaran adalah aktif yang membuat siswa termotivasi dari dalam serta menggairahkan spirit siswa.
  • Memperhatikan keunikan setiap anak (kecerdasan majemuk), didukung oleh para guru yang berkualitas.
  • Beberapa konsep/teori dituangkan dalam materi training guru, pembuatan modul, dan penerapannya dalam proses pembelajaran di kelas:
    • Menggunakan metode pendidikan yang sesuai dengan tahapan umur (prinsip DAP – Pendidikan yang Patut dan Menyenangkan)
    • Menerapkan prinsip belajar aktif, pembelajaran terintegrasi, belajar ramah otak (brain-based learning), belajar yang menumbuhkan rasa ingin tahu anak(inquiry-based learning), pembelajaran kontekstual, belajar dengan praktek nyata, belajar bekerja dalam tim, manajemen kelas efektif, dan komunikasi positif.
    • Menerapkan sistem penilaian/evaluasi siswa yang khusus (portfolio, presentasi hasil kerja, pameran hasil kerja, esai, self-assessment dll).
    • Menerapkan pendidikan karakter dengan pendekatan unik:
      • Secara eksplisit, sistematis, dan berkesinambungan
      • Metode mengetahui kebajikan, mencintai, dan melakukannya.
      • Refleksi dan pemahaman pilar karakter setiap hari
      • Mengintegrasikan pilar karakter pada setiap kegiatan sentra (pembelajaran terintegrasi, tematis berbasiskan karakter)
      • Membacakan lebih dari 120 buku cerita yang bertemakan pilar karakter (khusus untuk TK), dan buku-buku cerita bertemakan pilar karakter di perspustakaan (untuk SD)
      • Menggunakan permainan edukatif dan alat bantu yang membangun karakter
      • Keterlibatan aktif orangtua

STANDAR SEKOLAH KARAKTER

  1. Sekolah Karakter mempunyai standar penerimaan guru dan staf sekolah yang ketat. Setiap guru yang mengajar di Sekolah Karakter wajib untuk mendapatkan lisensi mengajar dari IHF, yang dapat diperoleh dengan mengikuti training, observasi dan magang yang dilakukan oleh iHF. Sistem training guru diarahkan untuk menanamkan high spirit of teaching, serta membentuk sikap guru yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan
    • Guru yang memberikan kedamaian, santun, dan mampu berkomunikasi secara positif dan efektif baik kepada siswa maupun kepada orangtua.
    • Guru yang dapat berinterkasi dengan siswa sehingga dapat menimbulkan rasa disayang, dihargai, dihormati, dimengerti, dan rasa aman pada para siswa.
    • Guru yang dapat menghargai/mengerti akan keunikan dan kemampuan masing-masing siswa, sehingga setiap siswa merasa diterima.
    • Guru yang mampu menumbuhkan rasa toleransi terhadap segala perbedaan latar belakang siswa (budaya, suku, dan agama).
    • Guru yang dapat memotivasi siswa bahwa berbuat kesalahan adalah kesempatan terbaik untuk belajar.
  2. Selain memiliki standar kurikulum, pengajaran, dan training guru, Sekolah Karakter juga memiliki standar manajemen sekolah (struktur organisasi, sistem operasional sekolah, customer service, finance, marketing).
  3. Sekolah Karakter mempunyai standar gedung/bangunan yang disesuaikan dengan filosofi model PHBK (memberikan peluang untuk siswa bereksplorasi, menyatu dengan alam).