Indonesia   English
Program IHF >> TK Karakter


 

A. FALSAFAH TK KARAKTER

 

Taman Kanak-kanak Karakter berdiri pada tahun 2001 dan bernaung di bawah Yayasan “Badan Waqaf Warisan Nilai Luhur Indonesia” (INDONESIA HERITAGE FOUNDATION-IHF). Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan karakter untuk anak.

 

IHF, yang telah bergerak sejak tahun 2000, telah berhasil mengembangkan sebuah model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter yang telah diujicobakan dan diterapkan di TK KARAKTER dan SD KARAKTER , serta Semai Benih Bangsa (SBB) sebuah kegiatan TK alternatif milik masyarakat berbagai daerah di Indonesia (khusus untuk SBB, telah ada lebih dari 350 lokasi-data Juli tahun 2007).

 

Kegiatan lain yang telah dilakukan oleh IHF adalah melakukan training guru TK dan SD, parenting education , konsultan pendidikan, penyediaan permainan edukatif, penerbitan buletin SBB, serta mengembangkan modul-modul kurikulum pembelajaran untuk TK dan SD yang sifatnya holistik berbasis karakter.

 

 

A.1. LATAR BELAKANG

 

Karakter yang berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini. Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukkan karakter seseorang. Banyak pakar mengatakan bahwa kegagalan penanaman karakter pada seseorang sejak usia dini, akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. Selain itu, menanamkan moral kepada anak adalah usaha yang strategis. Ada sebuah pepatah yang dikemukakan oleh Thomas Lickona: “Walaupun jumlah anak-anak hanya 25% dari total jumlah penduduk, tetapi menentukan 100% masa depan”.

 

Namun masalah serius yang tengah dihadapi oleh Bangsa Indonesia adalah sistem pendidikan dini yang ada sekarang ini terlalu berorientasi pada pengembangan otak kiri (kognitif) dan kurang memperhatikan pengembangan otak kanan (afektif, empati, dan rasa). Proses belajar juga berlangsung secara pasif dan kaku sehingga menjadi tidak menyenangkan bagi anak. Mata pelajaran yang berkaitan dengan pendidikan karakter pun (seperti budi pekerti dan agama) ternyata pada prakteknya lebih menekankan pada aspek otak kiri (hafalan, atau hanya sekedar “tahu” ). Semuanya ini telah “membunuh” karakter anak sehingga menjadi tidak kreatif. Padahal, pembentukan karakter harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek knowledge , feeling , loving , dan acting” . Pembentukan karakter dapat diibaratkan sebagai pembentukan seseorang menjadi body builder (binaragawan) yang memerlukan “latihan otot-otot akhlak” secara terus-menerus agar menjadi kokoh dan kuat. Selain itu keberhasilan pendidikan karakter Ini juga harus ditunjang dengan usaha memberikan lingkungan pendidikan dan sosialisasi yang baik dan menyenangkan bagi anak.

 

Dari keterangan di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak (kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual). Sekolah dengan model pendidikan seperti ini berorientasi pada pembentukan anak sebagai manusia yang utuh. Kualitas anak didik menjadi unggul tidak hanya dalam aspek kognitif, namun juga dalam karakternya. Anak yang unggul dalam karakter akan mampu menghadapi segala persoalan dan tantangan dalam hidupnya. Ia juga akan menjadi seseorang yang lifelong learner.

 
A.1. TUJUAN

 

Tujuan dari pendidikan yang diselenggarakan oleh TK Karakter adalah membentuk anak dengan karakteristik sebagai berikut:

1. Berkarakter Baik : mencakup 9 Pilar Karakter

2. Membantu anak mengembangkan kecerdasan yang optimal dalam aspek kognitif, emosional dan      spiritual ( multiple intelligence )

3. Membantu anak mencapai keseimbangan fungsionalisasi otak kiri dan otak kanan yang dibingkai      dengan nilai-nilai ruhiyah.

4. Menguasai Life Skill (kecakapan hidup) : problem solver, komunikator yang efektif, mudah      beradaptasi, mampu menghadapi tantangan, berani mengambil resiko

 

B. KONSEP PENDIDIKAN TK KARAKTER

Beberapa hasil penelitian telah membuktikan bahwa metode pendidikan pada usia dini akan menentukan keberhasilan seseorang di kemudian hari.

· Banyak praktek-praktek pendidikan yang salah yang dilakukan pada anak usia dini (usia TK dan SD), sehingga pendidikan gagal menghasilkan siswa yang dapat berpikir kritis dan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan (Sue Bredekamp et. al,1992),.

· Hasil studi Howard (1980) menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan sistem pendidikan yang salah, skor kreativitasnya akan menurun sebanyak 90% antara usia 5 sampai 7 tahun. Apabila sistem pendidikan tidak mendukung berkembangnya kreativitas, maka penurunan ini akan berlanjut, sehingga pada usia 40 kreativitas mereka hanya tinggal 2% saja

· Pada saat ini banyak terjadi kasus “anak karbitan” dimana anak menjadi korban dari ambisi orang dewasa disekitarnya. Banyak orang tua yang salah kaprah dengan pengertian pendidikan usia dini. Pendidikan diartikan dengan anak harus belajar baca, tulis, hitung dengan cara yang serius dan kaku. Sehingga banyak anak yang harus menjalani proses-proses belajar yang tidak sesuai dengan tahap perkembangannya

· Banyak orang tua yang bangga bila anaknya masuk ke kelas atau level tertentu dengan umur yang lebih muda dari seharusnya. Padahal anak ibarat bibit yang jika ia bagus semenjak awal maka akan tumbuh dengan subur dan sempurna pada tahap-tahap berikutnya

 

B.1. METODE PENDIDIKAN

  • Kami menerapkan metode yang dapat mendukung optimalisasai seluruh aspek perkembangan anak : student active learning (anak adalah pelaku yang aktif dalam membangun pemahamannya), inquiry based learning (proses belajar berpijak dari rasa ingin tahu anak), contextual learning ( ilmu dan penerapannya relevan dengan lingkungan dan kekinian) dan tentunya brain based learning (cocok dengan cara kerja otak anak).

  • Developmenatally Appropriate Practices (DAP), seluruh metode dan kegiatan anak disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.

  • Pendidikan karakter yang dirangkum dalam 9 Pilar Karakter yang diberikan secara eksplisit, sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek knowing the good, loving the good, and acting the good .

    Adapun 9 Pilar Karakter tersebut adalah :

    1.  Cinta Tuhan dan segenap ciptaanNya ( love Allah, trust, reverence, loyalty ).

    2. Tanggung jawab, Kedisiplinan dan Kemandirian ( responsibility, excellence, self reliance,

         discipline, orderliness )

    3.  Kejujuran/Amanah dan Arif ( trustworthines, honesty, and tactful )

    4.  Hormat dan Santun ( respect, courtesy, obedience )

    5.  Dermawan, Suka menolong dan Gotongroyong/Kerjasama ( love, compassion, caring,

         empathy, generousity, moderation, cooperation )

    6. Percaya Diri, Kreatif dan Pekerja keras ( confidence, assertiveness, creativity, 

         resourcefulness, courage, determination, enthusiasm )

    7. Kepemimpinan dan Keadilan ( justice, fairness, mercy, leadership )

    8. Baik dan Rendah Hati ( kindness, friendliness, humility, modesty )

    9. Toleransi, Kedamaian dan Kesatuan ( tolerance, flexibility, peacefulness, unity )

        Ditambah Kerapian, Kesehatan, Keamanan dan Kebersihan.

  • Metode pengajaran yang memperhatikan keunikan masing-masing anak, yaitu menerapkan kurikulum yang melibatkan juga aspek kecerdasan majemuk manusia ( multiple intelligences)
  • Lingkungan belajar yang hangat dan kondusif untuk belajar bagi anak


B.2. KURIKULUM TK KARAKTER


TK Karakter mengacu kepada Kurikulum Nasional 2004 dengan pendekatan “Pembelajaran Holistik Berbasis Karakter ” ( Character-based Integrated Curriculum) , yaitu pembelajaran terpadu yang “menyentuh” semua aspek kebutuhan anak. Sebuah kurikulum yang terkait, tidak terkotak-kotak dan dapat merefleksikan dimensi, keterampilan, dengan menampilkan tema-tema yang menarik dan kontekstual.

 

Dalam mencapai kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai anak pada usianya, proses pembelajaran dirancang dalam tema-tema yang menarik dan kontekstual bagi anak. Proses pembelajaran juga menjadi semakin bermakna dan menyenangkan bagi anak dengan adanya sentra-sentra yang dapat membantu anak mengoptimalkan potensinya.

 

Setiap sentra mempunyai satu kegiatan khusus dan fokus bidang pengembangan tertentu, yang didampingi oleh satu orang guru. Setiap hari murid belajar di sentra-sentra dengan kelompok/kelasnya masing-masing. Murid dikelompokkan berdasarkan usia atau tingkat perkembangannya. Perputaran kelompok diatur sedemikian rupa sehingga setiap murid mendapat kesempatan untuk mengikuti beberapa kegiatan sentra.

 

Khusus untuk sentra Kebun, Ternak dan Ikan selain mengikuti jadwal juga akan dibuka sesuai dengan kebutuhan karena tanaman, ternak atau ikan harus dipelihara dan dirawat secara rutin. Kegiatan di sentra ini akan dibantu sepenuhnya oleh guru. Sentra-sentra kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

 

1. Imajinasi :

Mengembangkan kemampuan anak dalam berimajinasi, bersosialisasi, dan berkomunikasi. Bermain peran juga dapat membentuk karakter anak, serta melatih anak untuk mengarang cerita sendiri.

 

2. Rancang Bangun :

Melatih anak bekerja dengan balok untuk mengembangkan kecerdasan ruang, kreatifitas, imajinasi, konsep dasar matematika dan sains melalui eksperimen, eksplorasi, dan kerja kelompok

 

3. Seni & Kreasi :

Mengembangkan motorik halus, keterampilan, kreatifitas, inisiatif, motivasi dan estetika (keindahan)

 

4. Eksplorasi :

Mempertajam panca indra, rasa ingin tahu, serta melatih keberanian berekspresi, bereksperimen dan eksplorasi dengan menggunakan berbagai warna, tekstur, air, dan bahan alam lainnya. Selain itu juga mengantar anak untuk memahami konsep-konsep dasar sains.

 

5. Persiapan :

Mengenalkan konsep berhitung, persiapan membaca dan menulis. Termasuk melatih konsentrasi dan berpikir logis.

 

6. Komputer :

Mengenal komputer dan kegunaannya bagi kehidupan sehari-hari. Melatih anak untuk berkreatifitas menggunakan komputer (melatih daya ingat, mengenal warna, bentuk, ukuran, mengenal hewan, tumbuh-tumbuhan, mewarnai dan lain-lain) dan koordinasi mata dan tangan

 

7. Kebun, Ternak dan Ikan :

Mengenalkan beberapa tanaman, binatang ternak dan ikan, tempat hidup, makanan dan cara pemeliharaannya, yang ditujukan untuk menanamkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan cinta alam.

 

8. Sentra Ibadah

Mengenalkan anak pada kegiatan ibadah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anak seperti mencintai Tuhan dan ciptaan-Nya, serta kegiatan ibadah lainnya.

 

 

C. TENAGA PENGAJAR DAN STAF

Tenaga pengajar dan staf adalah para sarjana yang mempunyai dedikasi dan komitmen yang baik dalam hal pendidikan dan telah lulus seleksi standar IHF. Para guru telah mengikuti berbagai pelatihan yang berhubungan dengan pendidikan baik itu yang diselenggarakan sendiri oleh IHF mau pun oleh pihak luar. Pelatihan-pelatihan yang diikuti meliputi pendidikan anak pra sekolah, kecerdasan emosi, komunikasi efektif, student active learning , Development Appropriate Practices (DAP), Whole Language, Life Skill dan hal-hal lain yang berkaitan dengan isu terkini seputar pendidikan anak.

 

Guru-guru dilatih untuk melihat setiap perkembangan anak. Ini bertujuan agar guru dapat memberikan dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara optimal.

 

D. KELAS-KELAS

Program-program TK Karakter diperuntukkan bagi anak dari berbagai kelompok usia, mulai dari 2 sampai 6 tahun, dengan perincian dan Jadwal :

  • Play Group Kecil (2-3 tahun) : Selasa dan Kamis

  • Play Group Besar (3-4 tahun) : Senin, Rabu dan Jum'at

  • Kelompok A (4-5 tahun) : Senin sampai Jum'at

  • Kelompok B (5-6 tahun) : Senin sampai Jum'at

 

E. WAKTU BELAJAR

1 Kegiatan belajar dimulai dari :

  • Play Group Kecil : 08.30 – 10.30 WIB

  • Play Group Besar, TK A dan TK B : 07.00 – 11.00 WIB

2. Khusus untuk murid-murid Play Group Besar, TK A dan TK B sudah harus berada di sekolah 15 menit sebelum jam 08.00 WIB (supaya mereka dapat mengikuti program kegiatan bebas/ warming up yang disediakan oleh guru) dan dijemput jam 11.00 WIB.

3. Ekstrakurikuler dilakukan setelah jam sekolah sesuai jadwal yang diberitahukan sekolah.

4. Bagi murid yang terlambat berarti konsekuensinya adalah kehilangan kesempatan mengikuti kegiatan yang dapat membantu kesiapan emosinya untuk belajar. Apabila murid terlambat sudah lebih dari 3 kali dalam waktu yang berdekatan maka orang tua akan dipanggil ke sekolah untuk membicarakan solusinya.

 

Jadwal Kegiatan Sentra untuk Play Grup Besar, TK A dan TK B

WAKTU

KEGIATAN

DURASI

07.45 – 08.00

Sentra bebas

30'

08.00 – 08.15

Berbaris/senam

15'

08.15 – 08.45

Jurnal dan Morning Circle

30'

08.45 – 09.00

Pilar Karakter

15'

09.00 – 09.30

Makan

30'

09.30 – 10.00

Masuk Sentra I

30'

10.00 – 10.20

Bermain bebas

30'

10.20– 10.50

Masuk Sentra II

30

10.50 – 11.00

Evaluasi dan Penutup

10'

 

Jadwal Kegiatan Sentra untuk Play Grup Kecil

WAKTU

KEGIATAN

DURASI

08.30 – 9.30

Bermain di kegiatan pilihan

60'

09.30 – 09.50

Morning Circle

20'

09.50 – 10.10

Kegiatan Sentra

20'

10.10 – 10.30

Makan dan Persiapan pulang

20'

Setiap sentra terdiri dari 8-9 orang murid, yang didampingi oleh satu orang guru

 

Ekstrakurikuler *

Iqra, melukis, taekwondo* (disesuaikan dengan kebutuhan murid)

 

Tenaga Pengajar

Lulusan IPB, UI dari berbagai fakultas yang telah mendapatkan training quantum learning , kecerdasan emosi, komunikasi efektif, student active learning dan berbagai training yang berkaitan dengan pendidikan usia dini

 

Pemrakarsa

Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc

(Dosen & Pemerhati Keluarga dan anak)

 

Psikolog

Melinda Hariyanti R.K.M, Psi

 

Fasilitas

  • Tempat belajar yang dirancang untuk akrab dengan alam (seperti gazebo permanen dan rumah pohon) aman bagi anak

  • Satu bangunan satu sentra

  • Buku-buku

  • Berbagai macam permainan edukatif

  • Lab. Komputer

  • Taman bermain

  • Konsultasi pendidikan anak

 

INFORMASI PENDAFTARAN

 


Silahkan Hubungi Kami:


TK Karakter Cimanggis

Alamat : Jl. Raya Bogor Km 31, No.46. Cisalak, Cimanggis, Depok.

Phone : 021-8712022

E-mail : ihf_karakter@yahoo.com


TK Karakter
Pantai Indah Kapuk

Alamat : Jl. Camar Indah 1, Ruko Blok DF No. 11-12, Sektor Selatan

Timur, Pantai Indah Kapuk .

Phone : 021- 5881128

E-mail : t k karakter _pik @yahoo.com

 

IHF EVENTS & ACTIVITIES
  • UPCOMING EVENTS

     

    September 2010

    30 September - 14 Oktober 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk guru-guru dari 20 SBB yang akan dibuka disponsori oleh Ancora Foundation

     

    30 September - 14 Oktober 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk guru-guru dari 20 SBB yang akan dibuka disponsori oleh PTPN V

     

    Oktober 2010

    15-29 Oktober 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk guru-guru dari 20 SBB yang akan dibuka disponsori oleh Ancora Foundation

     

    15-29 Oktober 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk para guru dari 10 SBB yang akan dibuka disponsori oleh Pelindo

     

    16 Oktober 2010

    7.30 -13.10

    Seminar Pendidikan Karakter di Bogor di Gedung Pertemuan Bale Binarum, Jalan Raya Pajajaran Bogor. Kerjasama dengan IKK IPB

    (Pembicara Dr. Ratna Megawangi, dkk)

    Informasi: 0251) 8321105

     

    30 Oktober 2010

    Peresmian gedung baru IHF dan Training Center.

     

    November 2010

    1-15 November 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk para guru dari 10 SBB yang akan dibuka disponsori oleh Ibu Anita Tanjung

     

    December 2010

    2-16 Desember 2010

    Training Pendidikan Holistik Berbasis Karakter untuk para guru dari 10 SBB yang akan dibuka disponsori oleh Ibu Anita Tanjung


Send mail to: info@ihf.or.id with questions or comments about this website